Scroll Top

Aplikasi Keuangan Sekolah & Akuntansi Sekolah untuk Sekolah Swasta dan Yayasan

Mudah Catatnya. SPPKU adalah aplikasi keuangan sekolah berbasis web untuk sekolah swasta, SIT, pesantren, dan yayasan. Pembayaran siswa tercatat rapi, dan setelah disetujui admin langsung masuk ke jurnal pembukuan tanpa input ulang. Sekolah kecil bisa mulai dari sisi pembayaran saja. Sekolah yang lebih besar atau yayasan dengan beberapa unit mendapat akuntansi lengkap di aplikasi yang sama.

Biaya berlangganan mulai Rp100 ribu per bulan. Lihat demonya dulu, putuskan kemudian.

Laporan laba rugi di aplikasi keuangan sekolah SPPKU: pendapatan SPP, DKS, SPI, dan antar jemput, pengeluaran per akun, filter cabang, dan tombol ekspor Excel
Laporan Laba Rugi SPPKU (data contoh): pendapatan per jenis tagihan, pengeluaran per akun, filter periode dan cabang, serta ekspor ke Excel.

Kenapa Sekolah Swasta Butuh Aplikasi Keuangan Sekolah?

Keuangan sekolah tidak hanya soal SPP. Ada uang gedung, dana kegiatan, dan dana BOS yang masuk. Ada honor guru, listrik, internet, dan perawatan gedung yang keluar. Di sekolah kecil, semua itu sering dipegang satu orang bendahara.

Tanpa sistem, masalahnya biasanya sama:

  • Catatan tersebar di buku kas, file Excel, dan nota yang terselip di map.
  • Pembayaran dicatat dua kali: sekali di buku SPP, sekali lagi di buku kas.
  • Laporan harus menunggu. Kepala sekolah atau yayasan harus bertanya dulu ke staf keuangan.
  • Beda unit, beda file. Yayasan dengan beberapa jenjang sulit melihat gambaran utuh.

Dana sekolah adalah amanah dari wali murid dan para donatur. Pencatatan yang tertib membuat amanah itu mudah dipertanggungjawabkan.

Fitur Aplikasi Keuangan Sekolah SPPKU

Anda tidak harus memakai semua fitur di bawah. Pakai yang sesuai kebutuhan sekolah Anda hari ini.

Pembayaran siswa otomatis masuk jurnal

Inilah inti SPPKU. Begitu admin menyetujui pembayaran siswa, sistem langsung membuat jurnalnya: kas atau bank unit didebet, dan akun pendapatan yang sesuai jenis tagihan dikredit, misalnya SPP, SPI, DKS, atau antar jemput. Bendahara tidak perlu menyalin pembayaran ke buku kas atau jurnal lagi.

Sisi penagihannya dibahas lengkap di halaman aplikasi pembayaran SPP SPPKU. Singkatnya: wali murid membayar dan mengirim bukti bayar, admin menyetujui, lalu notifikasi WhatsApp terkirim sebagai konfirmasi. Kuitansinya bisa dikustomisasi, dan wali murid punya halaman login sendiri.

Pengeluaran berkategori per unit

Pengeluaran dicatat lewat form Pengeluaran: pilih unit, akun kas atau bank yang dipakai, lalu akun biayanya. Contohnya gaji, ATK, listrik dan internet, pemeliharaan, kegiatan PPDB, atau kegiatan siswa. Nomor transaksi dibuat otomatis.

Pemasukan lain dan saldo awal lewat Jurnal Umum

Pemasukan di luar pembayaran siswa, misalnya dana BOS, dicatat lewat Jurnal Umum. Akun BOS sudah tersedia. Jurnal Umum juga dipakai untuk memasukkan saldo awal saat mulai memakai SPPKU.

Kode rekening siap pakai khas sekolah

Daftar akun (COA) sudah disiapkan dalam bentuk pohon bertingkat: Aset, Hutang, Modal, Pendapatan, dan Biaya. Isinya akun yang lazim di sekolah, seperti SPP, SPI, BOS, gaji, dan pemeliharaan sarana. Akun baru bisa ditambahkan sesuai kebutuhan sekolah.

Laporan keuangan dari jurnal sampai neraca

Laporan yang tersedia: Jurnal, Buku Besar, Neraca Saldo, Laba Rugi, Neraca, Laporan Hutang, dan Laporan Piutang.

  • Filter periode ada di Buku Besar, Neraca Saldo, Laba Rugi, dan Neraca.
  • Filter unit/cabang ada di Laba Rugi dan Jurnal.
  • Ekspor ke Excel ada di Jurnal, Laba Rugi, dan Neraca.

Mutasi kas bisa dicek lewat Buku Besar akun kas. Jurnal, Laba Rugi, dan Neraca bisa diekspor ke Excel.

Hutang, piutang, dan dashboard

Hutang dan piutang dicatat lengkap dengan tanggal jatuh tempo. Dashboard menampilkan peringatan piutang yang jatuh tempo, ringkasan tagihan per jenis, pengeluaran bulan ini, dan grafik RKAT dibanding realisasi.

Multi-unit dalam satu yayasan

Satu aplikasi bisa menampung beberapa unit, misalnya PAUD, SD, SMP, SMA, dan Yayasan. Setiap transaksi ditandai unitnya, dan kas atau bank bisa dipisah per unit.

Sekolah Kecil Cukup Mulai dari Pembayaran

Kebanyakan sekolah kecil tidak butuh pembukuan yang rumit. Yang dibutuhkan adalah pembayaran siswa tercatat dengan disiplin dan mudah dicek. Itu bisa dimulai dari sisi pembayaran SPPKU. Jurnalnya tetap terbentuk di belakang layar, sehingga kapan pun sekolah siap, laporannya sudah ada.

Fitur seperti jurnal umum, hutang-piutang, dan neraca paling terasa manfaatnya bagi sekolah yang lebih besar, sekolah yang punya staf paham akuntansi, atau yayasan dengan beberapa unit.

Aplikasi Keuangan Yayasan Pendidikan dengan Beberapa Unit

Pengurus yayasan tidak perlu lagi mengumpulkan file dari tiap unit. Laba Rugi dan Jurnal bisa dilihat untuk semua unit sekaligus atau per unit. Neraca dan Buku Besar menampilkan seluruh unit, dengan akun kas dan bank yang terpisah per unit.

Cocok untuk: SD, SMP, SMA, dan SMK swasta; SIT dan madrasah swasta; pondok pesantren (lihat juga aplikasi keuangan pondok pesantren); serta sekolah swasta umum lainnya. Untuk data siswa, absensi, dan tata usaha, lihat aplikasi administrasi sekolah.

Sistem Akuntansi Sekolah: Apa Saja yang Perlu Dicatat?

Apa pun alat yang Anda pakai, isi pencatatannya kurang lebih sama:

Kelompok Contoh Di SPPKU dicatat lewat
Pemasukan dari siswa SPP, SPI, DKS, antar jemput, seragam Pembayaran siswa yang disetujui admin, otomatis jadi jurnal
Pemasukan lain Dana BOS, donasi, infak Jurnal Umum (akun baru bisa ditambahkan)
Pengeluaran Gaji, ATK, listrik, internet, pemeliharaan, kegiatan Form Pengeluaran per unit
Hutang dan piutang Pinjaman, kasbon pegawai Form Hutang/Piutang dengan jatuh tempo

Tiga kebiasaan sederhana membuat catatan lebih mudah dipertanggungjawabkan: catat di hari yang sama, pisahkan per sumber dana dan per unit, dan kirim rekap rutin ke yayasan. Contoh format laporan dan template ada di panduan keuangan sekolah kami.

Software Keuangan Sekolah vs Pencatatan Excel

Excel tetap alat yang baik untuk sekolah yang baru mulai merapikan catatan. Bedanya terasa saat transaksi, staf, dan unit bertambah.

Pekerjaan Buku kas / Excel Dengan SPPKU
Pembayaran siswa ke pembukuan Disalin manual ke buku kas Otomatis jadi jurnal setelah disetujui
Laporan ke pimpinan Direkap manual setiap bulan Laba Rugi, Neraca, dan Jurnal dari sistem, bisa diekspor ke Excel
Beberapa unit File terpisah per unit Satu aplikasi; Laba Rugi dan Jurnal per unit atau gabungan
Piutang jatuh tempo Mudah terlewat Peringatan di dashboard
Bantuan saat bingung Cari sendiri Full support selama berlangganan

Begitu transaksi bertambah dan yayasan meminta laporan rutin, pencatatan di Excel mulai memakan waktu.

Biaya, Demo, dan Dukungan

  • Biaya berlangganan mulai Rp100 ribu per bulan, dibayar bulanan. Harga menyesuaikan jumlah siswa dan cabang; Rp100 ribu berlaku untuk sekolah kecil, sekitar 70–150 siswa.
  • Tanpa masa trial, tapi ada demo. Akses demo kami berikan lewat WhatsApp. Kalau cocok, baru pesan.
  • Training: cukup lewat video conference. Kunjungan bisa diatur kalau sekolah menghendaki.
  • Dukungan: full support selama berlangganan.

SPPKU dikembangkan oleh tim Izzaweb, software house yang membuat berbagai macam software sejak 2009 dan terdaftar secara legal.

FAQ Seputar Aplikasi Keuangan Sekolah

Apakah aplikasi keuangan sekolah hanya untuk sekolah besar?

Tidak. Sekolah kecil bisa mulai dari sisi pembayaran siswa saja. Fitur akuntansi seperti jurnal umum, hutang-piutang, dan neraca paling terasa manfaatnya bagi sekolah yang lebih besar atau yayasan dengan beberapa unit. Harga mulai Rp100 ribu per bulan berlaku untuk sekolah kecil, sekitar 70–150 siswa.

Apakah pembayaran siswa perlu dicatat ulang di pembukuan?

Tidak. Setelah admin menyetujui pembayaran, SPPKU otomatis membuat jurnalnya: kas atau bank unit didebet, dan akun pendapatan sesuai jenis tagihan (misalnya SPP, SPI, DKS, atau antar jemput) dikredit.

Apa bedanya dengan aplikasi pembayaran SPP SPPKU?

Keduanya saling terhubung. Halaman aplikasi pembayaran SPP membahas penagihan dan pembayaran siswa. Halaman ini membahas pembukuannya: jurnal, pengeluaran, laporan keuangan, dan kebutuhan yayasan.

Laporan apa saja yang ada di software akuntansi sekolah SPPKU?

Jurnal, Buku Besar, Neraca Saldo, Laba Rugi, Neraca, Laporan Hutang, dan Laporan Piutang. Mutasi kas bisa dicek lewat Buku Besar akun kas. Jurnal, Laba Rugi, dan Neraca bisa diekspor ke Excel.

Bagaimana mencatat dana BOS dan pengeluaran sekolah?

Pengeluaran dicatat lewat form Pengeluaran dengan pilihan unit, akun kas, dan akun biaya. Dana BOS dan pemasukan lain di luar pembayaran siswa dicatat lewat Jurnal Umum; akun BOS sudah tersedia, dan akun baru bisa ditambahkan.

Apakah perlu memasang software?

Tidak perlu memasang apa pun. SPPKU berbasis web, dibuka lewat browser dari mana saja.

Apakah SPPKU bisa disesuaikan dengan kebutuhan sekolah kami?

Bisa. Penyesuaian kecil kami kerjakan tanpa biaya tambahan. Penyesuaian besar dibicarakan dan dihitung terpisah.

Berapa biaya aplikasi keuangan sekolah SPPKU, dan apakah ada trial?

Biaya berlangganan mulai Rp100 ribu per bulan, dibayar bulanan. Harganya tergantung jumlah siswa dan cabang; Rp100 ribu berlaku untuk sekolah kecil, sekitar 70–150 siswa. Tidak ada masa trial, tapi Anda bisa meminta akses demo lewat WhatsApp sebelum memutuskan.

Lihat Demonya Dulu, Putuskan Kemudian

Ceritakan kondisi sekolah atau yayasan Anda: jumlah siswa, jumlah unit, dan cara mencatat saat ini. Kami kirimkan akses demo dan bantu menilai kebutuhan sekolah Anda. Semoga pencatatan yang tertib memudahkan Anda menjaga amanah.